0 %
Studio shot of young woman working in office covered with adhesive notes
Inspiration | 23/03/2017

Kenali Faktor-Faktor Penyebab Stress Kerja!

by: Hafsyah

Setiap pekerjaan pasti memiliki tekanan masing-masing. Jangan biarkan tekana pekerjaan mengganggu kesehatan mental dan emosional kamu. Kenali faktor-faktor penyebab stress kerja supaya kamu bisa menghindarinya.

Menurut Carry Cooper (Jacinta F. Rini dalam team e-Psikologi.com, 2002) terdapat beberapa faktor-faktor penyebab stress kerja yang meliputi:

A. Kondisi kerja

Kondisi kerja yang buruk berpotensi menjadi penyebab pekerja mudah jatuh sakit,mudah stres, sulit berkonsentrasi dan menurunya produktivitas kerja.

1. Overload

Banyaknya pekerjaan yang digunakan melebihi kapasitas kemampuan karyawan tersebut. Akibatnya karyawan tersebut mudah lelah dan berada dalam keteganggan tinggi.

2. Deprivational stres

George Everly dan Daniel Girdano (1980) memperkenalkan istilah deprivational stres untuk menjelaskan kondisi pekerjaan yang tidak lagi menantang atau tidak lagi menarik bagi pekerja. Biasanya keluhan yang muncul adalah kebosanan, ketidakpuasan atau pekerjaan tersebut kurang mengandung unsur sosial.

B. Konflik peran

Ada sebuah penelitian menarik tentang stres kerja menemukan bahwa sebagian besar pekerja yang bekerja diperusahaan yang sangat besar atau yang kurang memiliki strukur yang jelas, mengalami stres karena konflik peran. Mereka stres karena ketidak jelasan peran dalam bekerja dan tidak tahu apa yang diharapkan oleh manajemen.

C. Pengembangan karier

Setiap orang pasti punya harapan-harapan ketika mulai bekerja disuatu perusahaan atau organisasi. Namun pada kenyataan impian dan cita-cita mereka untuk mencapai prestasi dan karier yang baik sering kali tidak terlaksana. Alasanya bisa bermacam-macam seperti ketidakjelasan sistem pengembangan karier dan penilaian prestasi kerja, budaya nepotisme dalam manajemen perusahaan, atau karena sudah tidak ada kesempatan lagi untuk naik jabatan.

D. Stuktur organisasi

Kebanyakan bisnis-bisnis lain yang ada di indonesia yang masih sangat konvensional dan penuh dengan budaya nepotisme minim akan kejelasan struktur yang menjelaskan jabatan,peran, wewenang dan tanggunh jawab. Tidak hanya itu aturan main yang terlalu kaku atau malah tidak jelas, iklim politik perusahaan yang tidak sehat serta minimnya keterlibatan atasan membuat pekerja jadi stres.

Selain itu ada juga faktor-faktor yang terkandung didalam pekerjaan dan menimbulkan dampak stres kerja pada individu antara lain :

  1. Lingkungan: seperti lingkungan atau kondisi tempat kerja yang buruk, serta hubungan pimpinan dan bawahan kurang harmonis.
  2. Perjalanan: seperti perjalanan pulang pergi, kelambatan atau kesulitan angkutan umum serta kemacetan lalu lintas.
  3. Tekhnologi: meliputi cara kerja, sistem, maupun lingkungan kerja yang berbeda.
  4. Tekanan: seperti bekerja dengan batasan waktu, terlalu banyak pekerjaan, ketrampilan yang tidak memadai, dan tekanan waktu yang berlebihan.

Share this article

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>