0 %

featured / TAG ARCHIVES

The New Face of HIJUP

Introducing: The New Face of HIJUP

by Hafsyah

HIJUP memperkenalkan enam wajah baru HIJUP yang menjadi representasi visi-misi Look Good, Feel Good, Do Good di berbagai aspek kehidupan. Siapa saja keenam The New Face of HIJUP? Berikut profilnya!

The New Face of HIJUP

Nadiah Faatimah

Nadiah Faatimah adalah seorang ibu satu putri yang aktif diberbagai kegiatan lintas bidang, mulai dari modest fashion, dakwah, hingga kesehatan. Nadiah ialah seorang survivor lupus yang kini aktif di Yayasan Lupus Indonesia dan Syamsi Dhuha Foundation sebagai motivator yang terus memompa semangat hidup para penyandang lupus sekaligus membangkitkan awareness, wawasan dan dukungan seputar penyakit lupus. Semangat Nadiah merupakan salah satu cerminan look good, feel good, do good yang sejalan dengan visi dan misi HIJUP. Inilah Nadiah Faatimah, The New Face of HIJUP.

Gita Savitri Devi

Gita Savitri Devi adalah gadis muda penuh bakat dengan segudang cita-cita. Gitasav merupakan seorang blogger, penulis buku, penyanyi dan vlogger yang dipilih YouTube menjadi salah satu YouTube Creators for Change untuk Google 2017. Tak hanya sampai di situ, Gitasav tengah merampungkan buku perdananya serta single kedua dalam waktu dekat. Semangat Gitasav untuk terus menggali potensi serta berkarya di berbagai bidang secara aktif dan dinamis, sejalan dengan visi dan misi HIJUP look good, feel good, do good. Inilah Gitasav, The New Face of HIJUP.

Lia Karina

Lia Karina Mansur adalah gadis asal Yogyakarta yang menjadi seorang atlet bela diri nasional. Tidak hanya itu, Lia juga merupakan seorang atlet bela diri Muaythai serta mengelola bisnis keluarganya. Lia telah meraih segudang prestasi sebagai atlet bela diri baik skala nasional maupun internasional. Berjilbab tidak menjadi hambatannya untuk berkarir di kancah internasional dengan memenangkan medali Perak SEA Games 2015 serta Juara 1 dalam Bali Open International Taekwondo Tournament. Semangat Lia untuk tetap mengenakan hijabnya dengan bangga sambil tetap mengukir prestasi sejalan dengan visi misi HIJUP look good, feel good, do good. Inilah Lia Karina The New Face of HIJUP.

Tiqasya

Athieqah Asy-Syahidah adalah emergency unit doctor sebuah rumah sakit swasta di Jakarta. Wanita yang akrab disapa Tiqasya ini merupakan blogger serta pengusaha di bidang fashion. Kehamilan tidak menghalangi Tiqasya untuk tetap aktif berkegiatan. Meskipun vakum praktik sebagai dokter, Tiqasya tetap berkontribusi di bidang medis dengan menulis berbagai artikel kesehatan serta menjadi pembicara di berbagai seminar dan workshop. Semangat Tiqasya dalam kesehatan dan menyehatkan masyarakat melalui beragam cara sejalan dengan visi misi HIJUP look good, feel good, do good. Inilah Tiqasya The New Face of HIJUP.

Hamidah Rachmayanti

Hamidah Rachmayanti adalah model sekaligus pengusaha di bidang kecantikan. Hamidah juga seorang presenter traveling, kuliner, hingga tips hijab di salah satu program TV swasta. Hamidah menginspirasi para perempuan berhijab bukan halangan untuk tetap bisa bebas melakukan berbagai aktivitas dengan ceria. Semangat Hamidah sebagai seorang entertainer sejalan dengan visi misi HIJUP look good, feel good, do good. Inilah Hamidah Rachmayanti The New Face of HIJUP.

Ratu Anandita

Ratu Dewi Anandita Fatma Sentika adalah seorang ibu rumah tangga yang aktif di berbagai kegiatan entertainment. Ratu Anandita merupakan seorang mantan presenter sport di salah satu stasiun TV swasta yang memutuskan berhijab pada 2016. Keinginannya berhijab sempat menemui hambatan dari segi karir namun dirinya tetap teguh pada pendiriannya untuk berhijab. Ratu Anandita yang kini tengah mengandung anak kedua masih disibukkan dengan kegiatan di komunitas @terangjakarta untuk para pemuda hijrah serta menjadi MC di acara-acara. Keteguhan Ratu Anandita untuk berhijab lillahi ta’ala sejalan dengan visi misi HIJUP look good, feel good, do good. Inilah Ratu Anandita The New Face of HIJUP.

 

Hijab Bagi Indah Nevertari

Published in Entertainment, Featured
by Hafsyah

Indah Nevertari, dara kelahiran Medan, 11 Mei 1992 ini tenar berkat sebuah ajang pencarian bakat yang disiarkan di TV swatsa nasional. Sosok Indah begitu mencuri perhatian dengan suaranya yang berkarakter unik; cengkok melayunya lihai meliuk namun lidahnya fasih melahap kata demi kata dalam irama rap. Selain kebolehan olah vokalnya, yang tak kalah menarik dari sosok Indah adalah penampilannya yang rapi berhijab. Belum pernah ada penyanyi wanita berhijab yang seperti Indah. Maka tak heran penampilan Indah selalu banjir dukungan penonton hingga berhasil keluar sebagai juara pertama.

Meskipun lekat dengan lagu rap dan musik R&B, uniknya Indah tak mengawali hobinya menyanyi dari aliran ini. Persentuhan pertama Indah dengan musik justru melalui lagu-lagu India dan Melayu. “Waktu Indah kecil, di rumah orang tua selalu memutar lagu-lagu ini. Jadi lama-lama terbentuk juga suara Indah bercengkok India-Melayu,” ujar Indah. Namun beranjak remaja, referensi musik Indah meluas. Indah terpikat vokal-vokal para diva dunia seperti Whitney Houston, Celine Dion, dan lain-lain. Indah juga cukup malang-melintang di berbagai kontes vokal lokal maupun nasional. Lagu andalannya adalah I Will Always Love You dari Whitney Houston. Indah tak pernah mau membatasi diri hanya menyanyikan genre tertentu. “Karena Indah punya prinsip, lagu apapun itu Indah ambil. Walaupun mungkin lagunya nggak biasa, justru Indah tertantang bagaimana membawakannya supaya enak didengar,” kata bungsu dari enam bersaudara ini.

Tak ada yang dramatis dari perjalan Indah berhijab. Masuk kuliah di perguruan tinggi Islam di Medan, Indah diwajibkan berhijab di lingkungan kampus. Sejak awal kuliah inilah Indah memutuskan untuk seterusnya berhijab. Keraguan tak ayal menghinggapi Indah, karena ketika itu karir musiknya mulai menanjak di Kota Medan melalui berbagai kontes dan talent show yang diikutinya baik sebagai penyanyi solo maupun vokalis band. “Waktu itu mikirnya, gimana ya kalau berhijab? Sempat takut jadi batasan dalam memilih lagu, menerima job, dan penilaian orang,” kata penembang Kamu Tak Punya Hati ini.

Alhamdulillah, keraguan itu tak menyurutkan langkah Indah berhijab. “Akhirnya Indah pikir, kalau dengan berhijab karir Indah jadi mandek, Indah nggak bisa jadi penyanyi lagi, ya sudahlah. Pasrah saja,” ujarnya mantap. Terbukti, hijab Indah tak menjadi penghalang tapi justru ciri khas dan identitas yang membedakannya dengan penyanyi lain. Hijab tak menjadi penghalang Indah menggapai mimpi, tapi justru menjadi faktor utama yang memudahkan jalan Indah. Indah bersyukur tetap mengambil keputusan berhijab, dan masih istiqomah menutup aurat hingga kini.

“Alhamdulillah, dengan berhijab Indah tetap bisa menjadi diri Indah sendiri. Masih tetap bisa pakai baju yang Indah banget–yang berwarna cerah dan mencolok agar tetap percaya diri, dan masih bisa koleksi jaket favorit,” kata Indah seraya tersenyum. Kepada muslimah Indonesia, Indah berpesan agar terus optimis dan semangat mengejar mimpi. Jadikan hijab sebagai penyemangatmu menggapai cita-cita. Karena dengan risho orang tua, doa, usaha, dan tawakal, insya Allah segalanya bisa.

IMG_20170429_092806

Resonation 2017: Women Empowerment Conference

Published in Featured
by Hafsyah

Untuk pertama kalinya, RESONATION 2017 diadakan pada hari Sabtu, 29 April 2017 di The Kasablanka Hall, Mall Kasablanka, Jakarta Selatan. RESONATION merupakan sebuah konferensi yang diadakan selama satu hari penuh, guna mendorong dan menginspirasi perempuan Indonesia merefleksikan dan menghadapi berbagai hal yang menghalangi impian mereka.

Morning Session diawali oleh Opening Keynote dari Angkie Yudistia, Pendiri Thisable dan dilanjuti oleh Keynote Session oleh Sophia Amoruso, Pendiri Girl Boss dan Cynthia Wihardja, Firm Owner and Executive & Business Coach, ActionCOACH. Kedua pembicara perempuan ini memaparkan topik-topik menarik mengenai pengalaman mereka sebagai sosok ‘Girl Boss’ dalam industri mereka masing-masing. 

Sophia Amoruso, pendiri Girl Boss asal Amerika Serikat dengan senantiasa akan hadir sebagai salah satu pembicara utama di acara RESONATION 2017 ini. Perempuan yang dikenal sebagai pengusaha, serta penulis buku yang dinobatkan sebagai New York Times 18-week-best –seller berjudul #GIRLBOSS ini akan memaparkan kisah inspiratif serta perjalanannya. Dalam sesinya Sophia berbagi pengalaman agar para wanita belajar dari perjalanan karirnya yang unik dan terus melangkah. “Walaupun saya berpose garang di cover buku saya, tapi saya juga sering bingung dan ragu. Saya banyak belajar tentang hidup seiring berjalannya waktu. Maka terus saja kerjakan apapun itu mimpimu,” kata Sophia.

Dalam sesi ini Sophia berbagi kunci keberhasilan berbisnis–lakukan. “Sukses dalam berbisnis terdengar seperti sesuatu yang ‘wah’, tapi sebenarnya tidak ada rahasia tertentu. Bedanya antara kita dan orang lain adalah kita mengeksekusi ide kita. Jangan pernah puas dengan apa yang ada di sekitar kita, sedikit memberontak itu baik,” ujar Sophia.

RESONATION 2017 dengan tema “What’s Stopping You” ini mengagendakan tiga sesi acara yaitu Morning Session dan Afternoon Session dan juga Reflection Session yang akan diadakan di antara kedua sesi tersebut. Para pembicara akan berbagi cerita inspiratif sebagai sosok perempuan yang berani tampil dan juga percaya diri. 

Acara dilanjutkan dengan Morning Panel bersama Indira Abidin, CEO Fortune PR. Pembicara dalam Morning Panel adalah Stephanie Kurlow, Balerina Berhijab Pertama di Dunia dan Clair Deevy, Head of Economic Growth Initiatives APAC, Facebook, yang akan di moderator oleh Misty Maitimoe, Deputy Managing Director, Ogilvy Public Relations Indonesia. Indira berbagi jatuh-bangun pengalamannya sebagai seorang cancer survivor, dan bagaimana penyakit ini tak menghalangi dirinya untuk terus berkembang sebagai manusia. Stephanie Kurlow yang tampil cantik hari itu bicara banyak soal balet yang telah jadi bagian hidupnya sejak dia berusia 2 tahun. “Balet telah menjadi bagian besar dari hidup saya, dan ketika saya keluarga memutuskan memeluk agama Islam, saya tidak melihat hijab sebagai suatu halangan. Hanya butuh sedikit penyesuaian dalam berbusana, selebihnya hijab tidak menghambat saya sama sekali,” kata Stephanie.

 

RESONATION diharapkan dapat menjadi tempat bagi para perempuan untuk mendukung, membantu dan belajar dari satu sama lain. Sebuah tempat di mana kita bisa bersama-sama merayakan prestasi yang luar biasa sebagai perempuan. Melalui acara ini, diharapkan perempuan di Indonesia pantang menyerah dan mampu menggapai mimpi mereka. 

YouTube-icon-full_color

5 Ide Konten Video untuk YouTube Channel Kamu

Published in Entertainment, Featured
by Hafsyah

Membuat konten video di YouTube bisa jadi salah satu hobi yang menyenangkan sekaligus menghasilkan uang. Yuk, jangan hanya kagumi channel YouTuber favorit kamu, tapi kembangkan juga konten-konten kreasi kamu! Simak 5 ide konten video untuk YouTube channel kamu.

1. Vlog

Era blogging dalam bentuk tulisan berevolusi menjadi vlog atau video logging. Konten vlog bisa bervariasi, mulai dari cerita keseharian, behind the scene sebuah karya, dan lain-lain. Menciptakan konten vlog bisa dibilang gampang-gampang susah. Konten vlog terbilang cukup mudah dibuat karena tidak membutuhkan script, lighting khusus, audio rumit, dan sebagainya. Namun ini pula yang menjadikannya cukup sulit, karena proses editingnya membutuhkan kreativitas khusus agar jalan ceritanya tetap menarik. Misalnya dengan menambahkan grafis atau sound effect tertentu untuk membangun kesan lucu, seru, dan ceria.

2. Tutorial

Video tutorial adalah salah satu jenis konten yang paling dicari saat ini. Konten tutorial mencakup beauty tutorial, resep memasak, hijab tutorial, dan lain-lain. Pastikan konten tutorial kamu membahas hal yang tengah digemari saat ini misalnya ‘tutorial winged eyeliner untuk pemula’, atau konten-konten timeless yang akan selalu dibutuhkan orang kapanpun seperti ‘tutorial hijab untuk ke pesta’. Video semacam ini punya peluang ditonton secara berulang-ulang dan menyebar secara viral sebagai rekomendasi antar teman. Siapa tahu kamu bisa jadi YouTuber terkenal dari video tutorial kamu.

3. Reaksi

Konten video yang cukup unik dan populer baru-baru ini adalah video reaksi. Video reaksi biasanya berisi tanggapan dan opini seorang YouTuber terhadap suatu peristiwa terkini atau rilisan terbaru. Misalnya ‘Reaksi trailer film A by (nama YouTuber)’. Konten ini banyak ditemukan di channel YouTuber terkenal. Seorang YouTuber akan merekam reaksi wajah, ucapan, dan ekspresinya secara live sambil menyaksikan materi yang direaksikan tersebut. Untuk membuat konten semacam ini pastikan kamu punya personality yang menarik, ekspresi wajah yang menyenangkan untuk diikuti, dan tidak berlebihan dalam mengkritik atau memuji. Risikonya kamu harus siap menghadapi pro-kontra dan argumen yang terjadi di kolom komentar yang mungkin saja kurang enak didengar. Ingatlah untuk selalu berkepala dingin dan tetap menjaga sopan santun dalam berkomentar. Ingat, manusia memiliki hak untuk bebas berpendapat namun kita tidak bebas dari konsekuensi atas pendapat kita tersebut.

4. Review

Serupa tapi tak sama dengan video reaksi, video review dibuat setelah seorang YouTuber selesai menonton, menggunakan, mendengar, materi yang akan direview. Dalam membuat video review, kamu harus menyampaikan kesan-kesanmu secara jujur dan objektif secara berimbang. Bahkan jika kamu benar-benar tidak menyukai sesuatu, kamu tetap harus dapat melihat sisi positif atau kebaikan dari objek yang kamu review. Begitu pun sebaliknya, kamu tetap harus jujur menemukan kekurangan objek yang kamu review sekalipun kamu sangat menyukainya. Konten review banyak dicari orang untuk membantu mereka menentukan pilihan, membeli suatu produk, dan lain-lain.

5. Top 10

Salah satu konten yang juga cukup digemari adalah count down atau hitung mundur semacam ini. Bisa film terbaik, aktris terbaik, produk makeup terbaik, kota tujuan wisata terbaik, dan lain-lain. Usahakan item-item yang masuk hitungan mundur kamu adalah berdasarkan riset mendalam, berdasarkan fakta atau pengalaman pribadi sehingga kamu bisa mempertanggungjawabkan penilaian kamu. Konten seperti ini begitu digemari karena dapat merangkum banyak hal atau benda sekaligus secara singkat. Sehingga banyak dicari orang sebagai referensi sebelum mengambil keputusan.

IMG_8790

3 Tips Mengatasi Kejenuhan di Kantor

Published in Featured, Inspiration
by Hafsyah

Bosan di kantor? Selain liburan, ada banyak cara sederhana menaikkan mood dan meningkatkan produktivitas di kantor. Apa sajakah itu?

IMG_8790

1. Dengarkan musik
Luangkan sedikit waktu untuk menyusun playlist lagu-lagu favoritmu, dan putarlah untuk menemani kamu bekerja. Usahakan untuk menggunakan headset untuk menghalau suara bising atau gangguan dari luar sehingga kamu bisa berkonsentrasi penuh. Pastikan lagu-lagu yang kamu pilih punya kenangan atau hubungan dengan memori-memori yang menggembirakan sehingga mood kamu selama bekerja bisa terjaga. Sebagian ahli menyarankan musik-musik lembut yang dapat meningkatkan konsentrasi dan bukan musik yang terlalu bising seperti metal, rock, atau dangdut. Tapi kami di HIJUP Magz percaya, apapun musik favoritmu, putar saja!

2. Mendekor ulang space kerja
Pajang foto orang-orang kesayanganmu, momen tak terlupakan, kata-kata motivasi, atau action figure tokoh jagoanmu. Bisa juga dengan memasang wallpaper pada dinding cubicle, meletakkan bunga hidup, dan lain-lain. Suasana baru di space kerjamu bisa membawa semangat baru. Pastikan meminta izin kepada HRD atau pihak terkait sebelum memutuskan mendekor ulang agar tidak melanggar peraturan. Usahakan juga dekorasi barumu tidak mengganggu tetangg sebelah atau orang yang berlalu-lalang.

3. Curi waktu menjalankan hobi
Mencuri waktu di sela jam kerja untuk menjalankan hobi bisa jadi merupakan salah satu cara menngusir kejenuhan. Pilihlah hobi yang bisa kamu lakukan tanpa perlu meninggalkan tempat kerja, misalnya menyulam atau membaca. Jalankan hobimu secara bertahap mulai dari berangkat kerja, dan jangan selesaikan agar kamu tetap ‘penasaran’ melakukannya lagi. Kemudian cobalah menambah progress buku bacaan atau kain sulaman setidaknya 5-10 menit di antara jam-jam kerja. Dengan begini kamu akan termotivasi bekerja lebih efisien dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu untuk segera melanjutkan hobi. Pertimbangkan situasi dan kondisi sebelum mencuri waktu, pastikan atasan tidak menangkap kesan kamu main-main selama kerja dan mengganggu produktivitas kamu.